-->

Aku Di Sini


Suatu malam seorang berseru ”Allah!” berulang-kali hingga bibirnya menjadi manis oleh puji-pujian bagi-Nya.

Setan berkata, ”Hai kau yang banyak berkata-kata, mana jawaban ’Aku di sini’ (labbayka) atas semua seruan ’Allah’ ini?

Tak satu pun jawaban yang datang dari ’Arsy: berapa lama kau akan berkata ’Allah’ dengan wajah suram?

Ia pun patah hati dan berbaring tidur: dalam mimpi dia melihat

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel