Aku Di Sini
August 08, 2016
Edit
Suatu malam seorang berseru ”Allah!” berulang-kali hingga bibirnya menjadi manis oleh puji-pujian bagi-Nya.
Setan berkata, ”Hai kau yang banyak berkata-kata, mana jawaban ’Aku di sini’ (labbayka) atas semua seruan ’Allah’ ini?
Tak satu pun jawaban yang datang dari ’Arsy: berapa lama kau akan berkata ’Allah’ dengan wajah suram?
Ia pun patah hati dan berbaring tidur: dalam mimpi dia melihat