-->

Rumi Dan Karya Profetiknya “MASNAWI”

SAYA telah menerjemahkan diwan-diwan Rumi, yakni sajak-sajak pujiannya kepada guru makrifatnya, Syamsi Tabriz, bersama-sama dengan petikan dari Masnawi, dalam buku saya Rumi: Sufi dan Penyair (Pustaka, Bandung, 1985)- Pembicaraan dalam esai saya di buku itu lebih banyak ditujukan kepada diwan-diwan Syamsi Tabriz yang romantik. Sekarang, saya merasa perlu membicarakan karyanya Masnawi, yang

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel